Minggu, 02 September 2018

ungkapan hati untuk dia yangku cinta



Ungkapan Hati  Untuk Dia Yang Kucinta (Pitri)
Dengarlah, kau yang disana..
Sengaja Kubuat goresan tinta ini hanyalah untukmu. Ya, spesial untukmu! Aku hanya ingin bercerita tentangmu lewat tulisanku walaupun sebenarnay akau tak banyak tahu tenatang dirimu apalagi mengenalmu lebih jauh. Tapi akanku ceritakan tentangmu lewat imajinasiku.


Ingatkah kau? Waktu pertama kali kita bertemu? Kalau aku sih gak inget hehehhehe… kau menampakkan wajah polosmu dengan seulas senyuman lugu.dengan jilbab panjangmu dan berdgub jantungku saat memandangmu. Lalau akaupun mulai berimijinasi tentangmu dalam anganku. dan Tatapanmu tajam namun meneduhkan. Dan ketika kau berbicara, suaramu terdengar begitu datar tanpa ada beban.
Di sisi lain, kudapati dirimu yang begitu ramah dan sopan. Kau begitu bersinar diantara mereka, kau pandai, namun tak juga tinggi hati. Selain itu, begitu sering kau sempatkan waktu untuk melepaskan penatmu dengan membaca buku atau kata-kata yang bisa memotifasimu J
Begitulah aku memperhatikanmu.
Lalu, seiring berjalannya waktu kita pun saling mengenal satu sama lain. Dan diam-diam aku mulai menyisipkan rasa kagum dihatiku. Ya, hanya sebatas rasa kagum. karena aku sadar waktu itu kita mempunyai kehidupan masing-masing,,,dulu sebelum kita kenal sedekat ini ingin sekali aku masuk di khidupanmu dan banyak tahu tentang dirimu, namun apalah daya waktu itu tak bisa mempertemukan kita walaupun sebenarnya waktu itu ada namu tak bisa aku manfaatkan dengan baik…

 

 

Aku tak mengerti arti cinta, yang aku tahu, aku merasa nyaman saat VCan, saat chaetigan dan telponan denganmu                                                                                     

Cinta adalah emosi dari kasih sayang yang terjadi karena adanya ketertarikan pribadi.Cinta adalah kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain berupa pengorbanan diri dan perhatian. Ya begitulah dipenisi cinta menurutku… namun sebenarnya cinta yang sesunggunya yang aku cari bukan itu cinta yang aku cari adalah cinta yang hakiki layaknya cinta makluk pada penciptanya.yang bisa menerimaku apa adanya, bisa menerima masa laluku dan bisa memimbingku lebih baik lagi. Dan cinta juga adalah perasaan positif yang diberikan manusia kepada manusia atau benda lain.Ya begitulah, cinta mempunyai arti yang begitu luas. Namu sayang kebanyakan dari manusia yang ada tidak mengerti apa arti cinta yang sesunggunya.
Namun aku tak tertalu paham dengan definisi kata ‘cinta’. Aku tak mengerti. Yang aku tahu, aku merasa sangat nyaman saat mendengar suaramu, saat baca chatigan darimu. Kau selalu membuatku tersenyum dan berangan sangat jauh tentang dirimu, kau membuatku rindu. Dan aku selalu berharap waktu berjalan lambat saat bersamamu nanti, karena yang aku ingin kedepanya kita slalu berjalan bersama menjalani hari-hari dalam suka dan duka J


Jangan katakan cinta ini buta! Karena aku mempercayai tatapan matamu

Tolong, jangan katakan cintaku buta terhadapmu. Tahukah kau? Rasa ini muncul saat aku melihat tatapan matamu. Begitu banyak makna tersirat dari tatapanmu. Kau memandangku dengan sebuah tatapan yang tajam. Bahkan terkadang, tatapan kita saling beradu satu sama lain mencoba merasakan apa yang dirasakan satu sama lain…

Apakah ini persahabatan? Tetapi mengapa jantungku selalu berdebar saat menatap matamu

Aku selalu berusaha bersikap wajar padamu. Mencoba meyankinkan hatiku bahwa rasa ini bukanlah cinta, tetapi hanyalah sebuah persahabatan. Sayangnya, usaha itu selalu gagal. Aku tak bisa!
Aku hanyalah manusia biasa. Aku tak mampu mengendalikan rasa ini. Terlebih lagi, saat aku menatap kedua bola matamu. Degup jantungku terasa berdenyut kencang, dan nafasku memburu tak beraturan. Sungguh, hal ini berbeda dengan saat aku menatap orang lain.
Lalu, apakah rasa ini masih pantas disebut sebagai ‘persahabatan’?

Andai kau tahu, betapa remuknya batinku saat kau pembicarakan ‘Si Dia’

“Hei kau, cukup! Berhentilah membicarakannya di depanku. Aku tak suka, aku tak ingin kau menyebut-nyebut namanya saat bersamaku. Aku cemburu! Ya, aku cemburu.”Sayangnya, aku tak pernah berani mengatakan kalimat tersebut kepadamu secara langsung.Saat kau membicarakannya (laki-laki yang kau suka), batinku terasa remuk. Namun, aku selalu berusaha tersenyum dan mendukungmu. Entah mengapa, aku juga tak mengerti dengan sikapku ini.

Mengapa aku takut kehilanganmu? Padahal kau bukanlah milikku

Satu lagi rasa yang tak pernah ku mengerti, “aku selalu takut kehilanganmu”.
Lihat, betapa bodohnya aku! Aku selalu ingin kau menetap di kehidupanku. Mengisi hari-hariku dengan canda dan tawa dengamu. Entah sebagai sahabat atau apapun, aku tak peduli! Aku hanya ingin kau selalu disisiku suatu saat nati…
tuhan semoga kami cepat di pertemukan,,, ingin sekali aku mengenlnya lebih jauh lagi, bercerita tentang kehidupanku yang kelam selama ini, apakah dia bisa menerimaku dengan setlus hati…?
Namun sesaat aku tersadar, mungkin aku bukanlah seseorang yang terlalu berarti di dalam hidupmu. Kau telah menyimpan ‘nama lain’ di hatimu. Ya, dia yang lebih kau cinta dariku J

sering aku mendengar tentangmu dari seseorang yang menyukaimu, ya walupun dari ceritanya dia mengangapmu wanita yang haya berpura-pura, menmanfaatkan suatu keadaan, tidak baiklah, dll. Dan  pernah aku dengar bahwa dia dulu pernah mengungkapkan perasaanya ke kamu dan kamu terima walaupun ujung-ujungnya haya kekecewaan yang dia dapatkan, aku merasa di permainkan jawab dia, “mending kamu cari wanita lain, dia tiadk baik,” tapi jujur sedikitpun aku tak percaya saat dia berbicara tentangmu seperti itu, malah dia menambah rasa keingin tahuku tentangmu, “ah masa sih dia orangnya gitu? Kelihatannya dia oang yang tulus dan jujur…?
Bersambug………….












                                                                                                                                                                    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar